Selasa, 05 September 2017

Menikah Beda Rhesus Bahayakan Janin

Pengetahuan akan golongan darah termasuk rhesus harus diketahui oleh setiap orang, khususnya wanita. Wanita merupakan calon ibu hamil, dimana akibat yang bisa terjadi jika terdapat adanya perbedaan rhesus, bisa membahayakan bayi dalam kandungan. Rhesus yang positif ditunjukan dengan terdapatnya zat antigen.

Sedangkan jika menunjukan tidak terdapat zat antigen, maka rhesusnya berupa rhesus negatif. Rhesus yang dimiliki oleh orang Indonesia adalah rhesus positif. Untuk rhesus negatif sendiri memang jarang ditemukan dan hanya dimiliki oleh beberapa orang saja.

Untuk itulah, jika mencari donor darah rhesus negatif akan sulit mendapatkannya. Orang-orang berkulit putih merupakan orang yang umumnya memiliki rhesus negatif tersebut.

Seharusnya ketika hamil, tubuh ibu akan bereaksi untuk pembentukan antibodi atau antirhesus, reaksinya berupa rangsangan pada sel darah merah. Antibodi ini digunakan untuk melindungi tubuh ibu hamil serta bayi dalam kandungannya.

Namun, jika rhesusnya berbeda yang terbentuk adalah antirhesus yang merupakan penghancur sel darah merah. Akibatnya, bayi akan mengalami kematian di dalam rahim. Bayi bisa saja terlahir namun kondisinya akan terganggu, seperti akan mengalami bengkak hati, gagal jantung, anemia, ataupun kuning.

Perbedaan rhesus ketika hal ini terjadi pada kehamilan kedua, maka resikonya tidak terlalu serius. Resiko ini berkurang karena antibodi atau antirhesus yang ada dalam tubuh ibu yang terbentuk ketika kehamilan pertama sangat kecil.

Sehingga ketika terjadi lagi kehamilan, yang akan terbentuk jumlahnya pun tidak akan banyak sehingga bayi dapat dilahirkan dengan kondisi yang sehat. Antibodi tersebut terbentuk ketika kehamilan pertama terjadi ataupun jika terjadi keguguran pada kehamilan pertama kali. Pembuluh darah yang menghubungkan dinding rahim dan plasenta akan ikut terputus.

Sehingga, bayi akan menerima jumlah sel darah merah yang masuk lebih banyak jumlahnya. Antibodi akan terdorong dihasilkan oleh tubuh lebih banyak lagi setelah 2 atau 3 hari masa kelahiran pertama atau keguguran tersebut. Antibodi tersebut dapat menembus plasenta dan mengancam sel darah merah pada bayi jika ibu hamil kembali.

Pada dasarnya antibodi ini berfungsi untuk melindungi tubuh ibu dengan menyerang benda asing yang masuk ke dalam tubuh termasuk menghancurkannya kembali jika datang lagi. Antibodi ini hanya akan melindungi tubuh ibu saja dengan jumlah yang berbeda.

Ketika jumlahnya besar, maka keselamatan bayilah yang terancam dan harus dilakukan ultrasonografi untuk mengontrol keadaannya. Umumnya masalah yang terjadi adalah pada pernafasan dan pembesaran pada hatinya. 

Maka, yang harus dilakukan oleh ibu hamil adalah:
  1. Deteksi tentang rhesus yang dimiliki oleh ibu sedini mungkin. Jika rhesus baru terdeteksi ketika sudah terjadi kelahiran, yang harus dilakukan adalah menyuntikan RhoGAM ketika waktu memasuki 3 hari atau 72 jam setelah melahirkan. Penyuntikan ini sifatnya hanya bertahan 12 minggu, untuk itu lakukanlah lagi penyuntikan tersebut. Penyuntikan ini agar pada kehamilan berikutnya tidak terjadi masalah.
  2. Sebelumnya, ketika hendak menikah, periksakanlah kondisi calon suami dan Anda sebagai calon ibu hamilnya kelak. Bagi yang tidak sempat, dan terlanjur sudah menikah serta hamil, maka pemeriksaan hendaklah dilakukan ketika sudah diketahui akan kehamilan tersebut.
  3. Berkonsultasilah dengan dokter jika memang diketahui bahwa rhesus yang dimiliki oleh Anda dan suami berbeda. Penyuntikan oleh dokter dengan RhoGAM atau Rhogama globulin dan bisa juga dengan obat Rh immunuglobulin adalah salah satu tindakan yang akan diberikannya. Penyuntikan dengan obat tersebut akan mencegah terjadinya pembentukan antibodi.
Penyuntikan biasanya dilakukan ketika usia kehamilan memasuki usia 28 minggu serta ketika masa melahirkan nanti.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)

Jangan menaruh link aktif/pasif di kolom komentar ya bosss ... !!!