Selasa, 29 Agustus 2017

Tips Menemani Isteri di Ruang Persalinan

Salah satu yang menjadi keharusan bagi seorang suami adalah menemani sang istri melahirkan di ruang persalinan. Saat ini sudah tak ada lagi batasan atau larangan bagi suami untuk terlibat dalam proses persalinan sang istri.

Tentu saja hal ini memberikan efek positif karena dapat menemani dan memberikan dukungan pada sang istri hingga melahirkan bayi anda. Jika anda sebagai suami ingin menemani sang istri di ruang persalinan diharapkan anda tidak takut saat proses persalinan berlangsung. Efek positif menemani sang istri di ruang persalinan tak hanya dapat dirasakan oleh sang suami, tapi juga sang istri.

Efek positif tersebut salah satunya adalah rasa penghargaan pada diri sang suami pada istri. Di samping itu, istri juga akan mendapatkan tambahan tenaga berkat dukungan sang suami sehingga proses persalinan menjadi lancar hingga bayi lahir dengan selamat. Dengan demikian, ikatan kasih sayang antara suami dan istri pun akan menjadi semakin erat.

Meskipun demikian, ada beberapa suami yang tidak bisa menemani istri di ruang persalinan untuk melahirkan. Hal ini disebabkan karena kesiapan mental masing-masing individu berbeda.

Sudah banyak kejadian yang terjadi pada saat suami menemani istri di ruang persalinan, misalnya sang suami pingsan karena tidak siap mental ketika harus menyaksikan proses persalinan.

Jika demikian yang terjadi, kehadiran sang suami di ruang persalinan bukannya membantu proses persalinan, tetapi justru hanya akan merepotkan banyak orang. Karena itulah sang istri juga tidak dapat memaksa sang suami untuk ikut menemani di ruang persalinan.

Berikut ini ada beberapa tips bagi para suami yang ingin menemani sang istri di ruang persalinan:
  1. Siapkan kondisi fisik dan mental anda. Pastikan kondisi tubuh anda sehat saat akan menemani istri melahirkan. Anda tidak boleh panik, karena jika anda panik sang istri pun menjadi ikut panik.
  2. Perhatikan asupan makanan dan minuman istri anda dalam memenuhi kebutuhan energi yang diperlukan menjelang persalinan.
  3. Ciptakan suasana rileks agar dapat menghilangkan perasaan tegang pada sang istri.
  4. Jika sang istri masih mampu berjalan, ajak sang istri berjalan kecil di sekitar ruang persalinan.
  5. Tetap sabar menghadapi istri anda dan berikan semangat pada istri saat menghadapi persalinan.
  6. Terapkan pikiran positif. Berpikirlah positif dengan keyakinan istri anda dapat melahirkan dengan lancar dan juga istri serta bayi anda selamat.
  7. Saat menghadapi proses persalinan, anda dapat mengelus kaki istri, punggung serta tangannya agar tetap rileks.
  8. Usahakan untuk bersikap tenang dan tidak panik jika anda diminta mengambil keputusan dengan segera oleh dokter maupun pihak rumah sakit.
  9. Jangan terlalu sibuk sendiri. Sang istri sangat membutuhkan dukungan dan perhatian yang lebih dari anda ketika di ruang persalinan.
  10. Untuk mengurangi rasa sakit akibat kontraksi, suami dapat membantu mengompres punggung istri dengan handuk atau waslap yang hangat.
  11. Tak perlu memaksakan diri untuk melihat proses keluarnya bayi jika anda tidak tahan ketika melihat darah.
  12. Jangan abaikan sang istri ketika proses persalinan selesai. Memang, kelahiran bayilah yang paling ditunggu namun jangan sampai anda mengabaikan istri yang sudah berjuang sangat keras untuk melahirkan sang bayi.
Itulah beberapa tips bagi anda sebagai seorang suami yang ingin memberikan dukungan pada sang istri dengan menemani di ruang persalinan. Semoga bermanfaat.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)

Jangan menaruh link aktif/pasif di kolom komentar ya bosss ... !!!