Minggu, 24 September 2017

Menjaga Kesehatan Ibu Hamil yang Menderita Asma

Bagi ibu yang menderita asma harus memperhatikan kondisi kesehatannya. Asma yang terjadi selama kehamilan bisa menimbulkan resiko kesehatan untuk bayi maupun si ibu. Seorang ibu hamil hamil yang menderita asma harus mengetahui bagaimana cara menjaga kesehatannya dan kesehatan bayinya.

Salah satu hal yang harus diketahui adalah untuk meminimalisir kemungkinan asma kambuh dimasa kehamilan. Dalam mengatasi asma ketika kambuh ibu hamil harus memilih obat yang aman terutama tidak berbahaya untuk kesehatan bayi didalam kandungannya.

Asma merupakan gangguan kesehatan dimana seseorang mengalami kesulitan dalam bernafas karena terjadi gangguan pada paru – paru. Ketika seorang ibu hamil mengalami asma akan berdampak buruk terhadap kesehatan bayi didalam kandungannya.

Beberapa gangguan asam yang kemungkinan terjadi kemudian tidak mendapatkan perlakuan secara tepat dan serius akan terjadi gangguan berikut ini, oksigen untuk bayi , pendarahan melalui vagina, morning sickness, tekanan darah tinggi kesulitan dalam proses persalinan, menghambat perkembangan bayi didalam kandungan, bahkan bisa mengalami kelahiran prematur yang nantinya juga mempengaruhi berat badan sang bayi setelah lahir.

Apabila seorang ibu hamil melakukan pengobatan secara efektif selama kehamilan kemungkinan besar mampu mengurangi resiko komplikasi gangguan kesehatan akibat penyakit asma yang diderita sang ibu. Dalam melakukan pengobatan ibu hamil selalu mengonsumsi obat – obatan.

Dengan demikian pilihlah obat yang aman sehingga tidak mempengaruhi kesehatan pada masa pertumbuhan bayi didalam kandungan. Karena obat – obatan yang tidak aman sangat dikhawatirkan. Kekhawatiran itu disebabkan adanya glukokortikoid sistimik didalam obat akan berdampak buruk terhadap bayi.

Perlu diketahui jika glukokortikoid sistimik ini menyebabkan masalah kesehatan pada bayi yaitu kelenjar adrenal bayi tidak mampu menghasilkan hormon tertentu secara cukup setelah lahir. Sehingga sangat dianjurkan untuk ibu hamil yang menderita asma supaya mengonsumsi obat secara aman sesuai dengan resep dokter.

Penanganan penyakit asma secara tepat sangat dibutuhkan karena untuk mengurangi resiko janin yang didalam kandungan kekurangan pasokan oksigen. Bagi ibu hamil yang menderita asma harus menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat meliputi pola makan dan penerapan lingkungan bersih. Hindari asap rokok serta polusi yang nantinya bisa membuat asma kambuh.

Selain itu tidak perlu melakukan suatu pekerjaan yang berat sehingga menguras tenaga dan akhirnya asma bisa kambuh. Kemudian hindari juga konsumsi makanan dalam bentuk instant karena juga bisa menyebabkan asma kambuh.

Menerapkan pola hidup sehat sangat disarankan untuk ibu hamil yang menderita asma. Beberapa pola hidup sehat yang bisa diterapkan adalah sebagai berikut:

1. Hindari Asap Rokok

Asap rokok memang menjadi faktor utama untuk dalam menyebabkan gangguan asma selama hamil. Selain asap rokok hindari juga paparan debu, serbuk sari, dan bulu binatang.

2. Konsultasi Ke Dokter Spesialis.

Dengan melakukan kunjungan ke dokter spesialis asma yang diderita oleh ibu hamil akan ditangani secara tepat ketika kambuh sewaktu – waktu.

3. Konsumsi Obat Aman.

Mengonsumsi obat secara aman sesuai dengan anjuran dokter baik aturan maupun jenis obatnya. Hal ini untuk menghindari terjadinya gangguan kesehatan pada janin yang sedang berkembang didalam kandungan.

4. Konsumsi Buah Apel.

Membiasakan untuk mengonsumsi buah apel mampu meringankan penyakit asma diwaktu hamil. Kandungan flavonoid didalam buah apel mampu menjaga kesehatan paru–paru sehingga mencegah terjadinya kambuh lagi.

Dengan menerapkan pola hidup yang sehat diwaktu hamil mampu membantu penderita asma pada proses persalinannya. Selain itu dengan pola hidup sehat tersebut gangguan pada janin tidak mudah terjadi sehingga bayi bisa lahir dengan normal.
Continue reading

Jumat, 22 September 2017

Perbedaan Kehamilan Pertama dengan Kehamilan Kedua?

Apakah Anda sedang menantikan atau merencanakan kehamilan yang kedua? Setelah memiliki anak pertama, memang banyak wanita yang ingin segera mendapatkan momongan lagi. Alasannya pun beragam. Salah satunya adalah agar jarak antara si kakak dan adik nanti tidak terlalu jauh.

Meskipun terbilang wajar, jarak kehamilan memang harus diatur, minimal 2 tahun. Hal ini untuk menghindari kemungkinan belum siapnya rahim untuk diisi janin baru. Begitupun dengan kesiapan mental si ibu sendiri. Kehamilan pertama yang dijadikan acuan dan membuat seorang ibu berpikir bahwa kehamilan keduanya nanti akan terasa lebih mengasyikkan atau mungkin sebaliknya.

Kehamilan pertama dan kedua bisa dirasakan berbeda oleh seorang ibu hamil. Untuk kehamilan kedua tersebut, tentu terasa lebih mengasyikkan karena ia sudah mendapatkan pengalaman dari kehamilan sebelumnya.

Walaupun begitu, masih ada ibu-ibu yang merasa khawatir seperti tentang kemungkinan berat badan yang semakin meningkat, usia yang semakin bertambah dan juga kondisi-kondisi kesehatan lainnya yang mulai terganggu atau perubahan hormon yang berbeda. 

Berikut adalah beberapa perbedaan yang biasa dirasakan ibu hamil saat mengandung anak kedua:
  1. Fisik terasa lebih cepat mengalami perubahan. Ada banyak faktor yang menentukan kondisi kehamilan kedua dan seterusnya. Salah satunya adalah usia. Itulah mengapa banyak ibu hamil yang mengeluhkan kondisi tubuhnya saat mengandung anak kedua. Selain itu, resiko varises juga semakin tinggi dan kenaikan berat badan menjadi lebih besar. Kemudian, ibu hamil juga lebih sering mengalami sakit pinggang.
  2. Masa kehamilan terasa lebih singkat. Lamanya mengandung anak kedua bisa dirasakan lebih cepat oleh si ibu. Biasanya ini dikarenakan waktu dan perhatiannya yang juga harus dicurahkan kepada anak pertama, sehingga keluhan-keluhan yang muncul di kehamilan kedua tidak terlalu dirasakan.

    Itulah mengapa menjaga jarak kehamilan yang ideal sangat disarankan dengan mengikuti program kehamilan. Selain itu, diperlukan kerjasama yang baik dengan orang-orang di sekitar terutama suami, untuk saling membagi tugas agar ibu juga bisa tetap memperhatikan anak kedua yang mash di dalam kandungan.
     
  3. Aktivitas janin di dalam kandungan juga muncul lebih awal. Biasanya pada kehamilan pertama, janin mulai memberikan reaksi seperti tendangan sejak usia kehamilan memasuki lima bulan. Pada kehamilan kedua, pergerakan tersebut biasanya muncul lebih awal yaitu di usia kandungan empat bulan.

    Penyebabnya berhubungan dengan pengalaman si ibu yang sebelumnya berkaitan dengan perasaan sensitif saat mengalami tendangan.
     
  4. Mental lebih siap menghadapi proses persalinan. Pengalaman adalah guru terbaik. Itulah mengapa menjadikan kehamilan pertama sebagai acuan dapat membantu si ibu mempersiapkan diri untuk persalinan berikutnya.
Pengalaman yang berharga dapat dijadikan pedoman, sedangkan pengalaman yang kurang menyenangkan bisa menjadi peringatan, sehingga ibu hamil bisa melakukan upaya untuk menghindari situasi yang bisa menimbulkan trauma atau masalah lain di kehamilannya yang kedua.

Tidak hanya kehamilan pertama dan kedua saja yang bisa berbeda. Kondisi kehamilan antara satu ibu dengan ibu yang lainnyapun bisa tidak sama. Penyebabnya bisa karena faktor genetik, kesehatan ibu, kesehatan janin atau bahkan gaya hidup. Kehamilan kedua bukan tidak mungkin sama beratnya dengan yang pertama.

Apabila Anda merencanakan untuk mengandung lagi, pastikan untuk lebih memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan terkait dan juga belajar dari pengalaman yang diperoleh dari kehamilan anak pertama. Dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman, Anda akan lebih siap baik secara fisik maupun mental.
Continue reading

Rabu, 20 September 2017

Tertekan Selama Kehamilan Menyebabkan Gangguan Perkembangan Janin

Sebagai seorang istri yang merencanakan kehamilan harus menyiapkan segala sesuatu pada dirinya baik secara mental maupun fisik. Karena tidak sedikit wanita hamil hanya mempersiapkan dirinya secara fisik tanpa memperhatikan secara baik akan kesiapan mentalnya.

Sudah dapat diprediksi jika pada wanita hamil akan mengalami perubahan fisik yaitu semakin membesarnya postur tubuh. Memang berbadan dua akan membawa seorang wanita dalam perubahan yang disebabkan oleh keberadaan janin didalam kandungannya.

Selain postur tubuh yang membesar wanita hamil akan mengalami berbagai masalah kesehatan karena jumlah hormon didalam tubuhnya yang tidak seimbang. Salah satu hal yang sering terjadi adalah mual dihamil muda kemudian terjadinya gangguan pencernaan susah BAB. Akan tetapi untuk menyiapkan diri secara mental disaat kehamilan juga tidak mudah untuk di tebak karena perubahan yang terjadi di setiap wanita tidaklah sama.

Keberadaan bayi didalam kandungan si ibu bisa mempengaruhi kondisi mental dan emosional ibu hamil. Ketika hal ini terjadi dan tidak diimbangi dengan keadaan keluarga yang harmonis si ibu hamil bisa mengalami tekanan pikiran atau stres.

Ketika ibu hamil mengalami tekanan pikiran perkembangan bayi didalam kandungan akan terganggu. Karena bayi yang sedang berkembang didalam rahim itu mampu merespon atau merasakan tentang pa yang dialami ibunya. Tekanan pikiran atau mental pada ibu hamil disebabkan oleh berbagai hal, berikut ini terdapat beberapa penyebab :

1. Larangan Orang Tua.

Umumnya para orang tua memberikan saran atau larangan – larangan sesuai dengan jaman dahulu. Jika seorang ibu hamil yang kurang memahami sehingga tidak bisa menerima secara baik tekanan pikiran akan terjadi.

2. Kesehatan Bayi Didalam Kandungan.

Pada umumnya wanita yang hamil selalu memiliki rasa khawatir dan cemas akan kesehatan bayi didalam rahimnya apalagi jika si ibu memiliki penyakit turunan. Hal ini akan menimbulkan kecemasan sehingga ibu mengalami tekanan pikiran.

3. Masalah Ekonomi.

Kelahiran si bayi akan membutuhkan sejumlah biaya sehingga meningkatkan jumlah kebutuhan. Pada saat persalinan membutuhkan biaya kemudian memenuhi beberapa perlengkapan bayi maupun kebutuhan lainnya. Hal ini menjadi salah satu penyebab stress pada ibu hamil.

4. Kesehatan.

Ketika seorang wanita sedang hamil akan mengalami perubahan fisik secara drastis karena adanya janin yang berkembang didalam rahim. Secara langsung berat badan si ibu akan mengalami kenaikan, dan seorang ibu yang khawatir dengan kenaikan berat badannya ini bisa mengakibatkan stretchmark seperti mual di waktu pagi maupun mengalami nyeri sendi.

Banyaknya kekhawatiran yang dialami oleh seorang ibu hamil akan menimbulkan resiko pada kelahiran bayinya. Seperti :
  • Akan beresiko dengan lahirnya bayi yang prematur sehingga memiliki berat badan sangat rendah.
  • Selain itu stress yang dialami oleh si ibu bisa menyebabkan keguguran pada kehamilannya. Dengan adanya berbagai resiko itu sudah seharusnya jika seorang wanita yang merencanakan kehamilan harus mempersiapkan secara mental.
  • Kesehatan ibu yang terganggu
  • Bayi kemungkinan mengalami autism
  • Bayi terlahir cacat
Dengan mengetahui penyebab dan resiko akan terjadinya stres diwaktu hamil bisa dijadikan sebagai acuan dalam menjaga kesehatan ibu juga bayi didalam kandungannya. Kehamilan tidak seharusnya dikuasai dengan tekanan pikiran yang membahayakan kesehatan si ibu maupun bayinya. Setelah mengetahui resiko dan penyebab kami akan memberikan sedikit tips untuk mengatasi stres selama kehamilan.
  1. Merencanakan semua hal yang akan dilalui selama 9 bulan secara berhati – hati dalam melakukan sesuatu.
  2. Rileksasikan pikiran selama masa kehamilan dengan bersantai maupun berolahraga khusus untuk ibu hamil. Karena ketika seorang ibu hamil mengalami stres dan tidak segera diatasi akan berakibat buruk terhadap kesehatan bayinya.
  3. Sangat disarankan untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh ibu hamil dengan menerapkan pola makan secara sehat yaitu dengan mengonsumsi sayur dan buah.
  4. Pertama ibu hamil harus berkomunikasi dengan suami akan kecemasannya sehingga tidak merasakan sendirian.
Jika seorang ibu hamil mengalami stres kronis harus dilakukan penanganan secara tepat. Karena ketika terjadi stres kronis dan tidak ditangani secara tepat akan memperburuk perkembangan janin didalam kandungan. Penuhi asupan nutrisi dari vitamin, mineral supaya kondisi tubuh tetap sehat. Karena ketika seorang ibu hamil memiliki kondisi kesehatan secara baik tekanan pikiran atau tidak mudah terjadi.
Continue reading

Senin, 18 September 2017

Gaya Hidup, Obesitas Mempengaruhi Kesehatan Bayi Anda

Diabetes merupakan penyakit yang tidak kenal bulu. Bukan hanya menyerang kaum dewasa saja melainkan juga anak-anak. Anak-anak yang mengalami diabetes adalah mereka yang memiliki pola hidup tidak sehat. Walaupun sebagai orang tua sudah merasa memberikan anaknya kebutuhan nutrisi mereka dengan cukup, namun ketika gaya hidup anak tersebut tidak sehat maka memungkinkan diabetes.

Mengalami obesitas pada masa anak-anak khususnya wanita, maka akan berpengaruh ketika hamil nanti. Bagi ibu hamil, obesitas yang dialaminya juga akan berdampak pada sang bayi dalam kandungannya. Obesitas pada ibu hamil yaitu apabila indeks massa tubuh atau BMInya menunjukan angka lebih dari 30.

BMI ini merupakan perhitungan menggunakan berat badan serta tinggi untuk mengukur obesitas. Obesitas yang dialami oleh ibu hamil di masa kehamilannya beresiko akan terjadinya komplikasi yaitu pada ibu maupun bayinya. Komplikasi semakin beresiko tinggi manakala ibu hamil semakin gemuk.

Kesehatan bayi menjadi ancamannya. Ketika lahir, bayi terancam akan mengalami kecacatan. Cacat tabung saraf atau NTDS menjadi salah satu ancaman kecacatannya. Cacat tabung saraf yaitu kecacatan pada bayi yang lahir dengan cacat pada bagian otak dan tulang belakangnya. Bayi juga terancam lahir prematur karena ukuran bayi terlalu besar.

Bahkan bisa saja ibu hamil akan mengalami keguguran sebelum mencapai usia kehamilannya 20 minggu. Bisa juga bayi tersebut meninggal dalam rahim di usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Jika memungkinkan bisa melahirkan, resiko komplikasinya pada ibu yaitu adalah membutuhkan operasi caesar.

Apabila obesitas ibu hamil sudah masuk kategori serius, maka kematian bayilah yang menjadi ancamannya. Obesitas seperti ini adalah jenis obesitas yang mana ibu hamil sudah menderitanya sejak masa anak-anaknya. Namun, ketika hamil baru menyadarinya dan ingin melakukan diet, ini tidak diperbolehkan. Selama berat badan naiknya hanya pada kisaran 5 hingga 10 kg maka itu normal. Diet tidak diperbolehkan karena bayi dalam kandungan membutuhkan asupan nutrisi yang cukup.

Untuk itulah, sangat diwajibkan untuk ibu hamil agar tetap menjaga serta mempertahankan kesehatan dirinya dan bayi selama masa kehamilannya. Ibu hamil bisa melakukan gerakan sehat yaitu dengan mengkuti senam hamil atau kelas yoga.

Ibu hamil harus tahu, bahwa ketika sebelum hamil dirinya sudah mengalami obesitas, maka ketika hamil ibu hamil ini akan mengalami obesitas tambahan. Jadi, lebih baik diet dilakukan sebelum ibu memasuki masa kehamilannya. Diet ini untuk mengurangi resiko obesitas tambahan ibu juga mengurangi berbagai resiko kesehatan lainnya akibat obesitas ibu hamil tersebut.

Gaya hidup sehat merupakan kuncinya. Makanan yang masuk ke dalam tubuh harus merupakan makanan yang sehat, serta tidak lupa untuk menyeimbangkannya dengan melakukan olahraga. Pemilihan makanan sehat bukan hanya karena memang amannya saja tapi perlu diperhatikan kandungan nutrisinya.

Hindari makanan sejenis junk food, walaupun sehat namun makanan ini tidak masuk kategori menyehatkan. Selama masa kehamilan, jenis olahraga yang harus dipilih adalah olahraga yang bermanfaat bukan hanya bagi ibu namun juga bayinya. Olahraga pun yang bersifat ringan saja, tetapi dalam melakukannya teratur. Konsultasikan kondisi kesehatan ibu hamil ini pada dokter sejak bulan pertama kehamilannya.

Konsultasi akan memberikan pengetahuan pada ibu hamil tentang apa saja yang harus dilakukannya agar dirinya dan bayi tetap sehat. Resiko-resiko berbahaya akibat obesitas pun dapat dikurangi. Lakukan juga pengotrolan setiap bulan agar tiap perkembangan pada bayi terpantau.
Continue reading

Sabtu, 16 September 2017

Kulit Bersinar Dengan Masker Kiwi, Jeruk dan Strawberry

Kiwi, jeruk dan strawberry merupakan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C. Vitamin C sendiri merupakan antioksidan yang sangat bagus untuk pembentukan collagen dan melindungi kulit dari penuaan dini. Kombinasi antara kiwi, jeruk dan strawberry sangat bagus bagi kulit wajah Anda untuk membantunya terlihat bersinar dan memperlambat penuaan dini. Cobalah dan lakukanlah perawatan ini dengan teratur, maka Anda akan melihat perubahannya dalam waktu kurang dari 15 hari.

Bahan yang perlu Anda persiapkan adalah sebagai berikut :
  • 1 buah kiwi
  • 1 sendok makan jus jeruk
  • 1 buah strawberry
  • 1 sendok makan madu
  • 1 sendok makan yoghurt
  • 1 sendok makan oatmeal

Cara pembuatannya bisa Anda simak di bawah ini :
  1. Blender sampai halus dan membentuk pasta kental bahan-bahan tadi. Aplikasikan pada wajah dan leher Anda selama kurang lebih 20 menit sebelumAnda membilasnya.
  2. Jika Anda memiliki kulit yang sangat kering, Anda bisa menambahkan minyak almond atau minyak zaitun.
Bagaimana mudah untuk di praktekkan bukan ? Silahkan di coba dirumah dan lihat hasil perubahan yang akan anda rasakan setelah menggunakan tips cantik dari FootHerbal.

Selamat mencoba !
Continue reading

Kamis, 14 September 2017

Keluar Flek Coklat Saat Hamil Muda, Berbahayakah?

Kehamilan pertama bagi pasangan suami istri merupakan hal yang membahagiakan. Bukan karena sebuah pengalaman saja tetapi juga menjadi sebuah anugerah. Mengetahui kehamilan ini tentu saja berbagai cara merawat kehamilan pun dicari tahu dan diterapkan.

Namun, ada saja beberapa hal yang membuat ibu hamil ini cemas. Spotting atau pendarahan merupakan hal yang seringkali membuat ibu hamil cemas. Pendarahan ini berupa keluarnya flek berwarna coklat dan terjadi di saat usia kehamilan msih terbilang muda.

Pendarahan ini termasuk jenis pendarahan ringan dan 20% dari wanita yang sedang hamil sering mengalaminya. Masalah ini dianggap wajar, namun perlu dipastikan bahwa tidak terjadi komplikasi. Agar dapat diketahui bahwa spotting atau flek ini berpengaruh atau tidak pada perkembangan serta kesehatan dan keselamatan bayi.

Kekhawatiran timbul, karena bisa saja spotting yang terjadi pada usia kehamilan yang masih muda ini merupakan pendarahan yang menjadi tanda dari terjadinya keguguran. Untuk itu, maka memeriksakannya sesegera mungkin pada dokter harus dilakukan.

Penanganan rumah sakit diperlukan apabila pendarahan yang terjadi melebihi satu hari dengan jumlah banyak dan disertai rasa sakit. Diperlukan kecakapan selama kehamilan dalam mengetahui kondisi kesehatan terutama dalam mengetahui jenis darah yang keluar dari organ kewanitaan.

Bisa jadi berupa flek atau juga darah segar seperti saat datang bulan walaupun itu dalam keadaan hamil. Tanda keluarnya flek adalah keluarnya darah dari kewanitaan yang berwarna coklat atau merah dan mengotori celana dan jumlahnya pun sedikit. Jika jumlahnya banyak dan terjadi lebih serius, maka itu merupakan pendarahan.

Bebahaya atau tidaknya flek yang keluar saat masa kehamilan bergantung pada jumlah darah yang keluar, lama waktu keluarnya, serta gejala seperti rasa sakit yang menyertai saat flek tersebut keluar.

Flek yang termasuk kategori aman dan normal jika keluarnya hanya dalam waktu sehari saja dan jumlahnya juga sedikit. Setiap usia kehamilan memiliki penyebab berbeda-beda dari keluarnya flek tersebut. Ketika kehamilan masih tergolong muda, maka penyebabnya diakibatkan oleh dibuahinya sel telur yang melekat oleh dinding rahim.

Apabila darah yang keluar jumlah atau volumenya sedikit, maka dikategorikan sebagai pendarahan normal. Ada juga penyebab lainnya karena sensitifnya area kewanitaan dan mulut rahim hingga akhirnya pendarahan tersebut terjadi karena peradangan.

Pendarahan kecil juga bisa terjadi jika suami istri di usia kehamilan mudanya melakukan hubungan suami istri, mulut rahim pun menjadi lunak dan pembuahan terjadi. Perubahan hormon yang menjadi awal dari tandanya kehamilan juga menjadi salah satu penyebabnya..

Pendarahan dikategorikan sebagai sesuatu yang berbahaya ketika kejadiannya serius. Misalnya saja yang menjadi penyebab keguguran. Pendarahannya disertai rasa sakit pada perut, hal ini juga dikarenakan blighted ovum, yaitu embrio yang gagal berkembang.

Bisa juga karena sel telur menempel pada bagian luar rahim padahal sel telur tersebut sudah dibuahi. Sehingga, akhirnya sel telur tersebut tidak berkembang. Akibatnya ibu hamil akan mengalami rasa sakit pada bagian perutnya diikuti pendarahan, bahkan akibatnya bisa mengancam pada nyawa sang ibu.

Hamil anggur juga menjadi salah satu penyebab pendarahan serius pada ibu hamil ini. Kehamilan ini merupakan kehamilan abnormal dan disebut sebagai kehamilan mola. Perkembangan yang terjadi bukan pada perkembangan janin melainkan hanya pada kehamilan, dan ini disebabkan oleh jaringan dari jaringan yang terbentuknya secara abnormal tersebut.
Continue reading

Selasa, 12 September 2017

Cara Menghadapi Pengaruh Hormon pada Ibu Hamil

Salah satu perubahan yang terjadi pada tubuh wanita yang tengah hamil adalah kadar hormon yang mulai tidak seimbang.

Ketidakseimbangan hormon ini dapat menyebabkan beberapa masalah pada tubuh anda yang walaupun sebagian besar tidak berbahaya, namun sangat menggangu. Berikut ini adalah beberapa masalah pada tubuh ibu hamil yang disebabkan oleh pengaruh hormon:

1. Selama kehamilan, tubuh anda akan mengeluarkan hormon progesterone dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan biasanya. Hormon ini bertanggung jawab terhadap produksi minyak pada kulit terutama kulit wajah. Minyak yang berlebihan pada wajah akan membuat kotoran menjadi mudah menempel pada kulit sehingga wajah anda akan lebih mudah terkena jerawat.

Untuk mengatasi jerawat pada ibu hamil anda bisa menyikapinya dengan menggunakan pembersih muka khusus untuk jerawat, rajin membersihkan kulit wajah dengan sabun pembersih khusus, tidak memencet jerawat, dan mengurangi makanan yang banyak mengandung minyak dan lemak.

2. Meningkatnya kadar hormon estrogen pada ibu hamil akan menyebabkan masalah berupa rambut yang mulai rontok. Rambut rontok tersebut sebenarnya adalah rambut yang menjadi rapuh dan patah pada bagian tengah sedangkan akar rambut tidak tercabut.

Untuk mengatasi rambut patah selama kehamilan anda bisa megkonsumsi banyak sayuran, kacang – kacangan, dan susu untuk memperkuat rambut, menggunakan conditioner untuk melembabkan rambut, menggunakan sampo khusus rambut rusak, dan usahakan untuk tidak terlalu sering menyisir rambut.

3. Salah satu hormon yang banyak diproduksi selama kehamilan adalah jenis hormon yang berguna untuk mempersiapkan ibu hamil menghadapi fase menyusui. Oleh karena itu selama kehamilan wanita biasanya akan merasa bahwa payudara mereka akan bertambah besar dan agak terasa sakit jika dipegang.

Untuk mengurangi rasa sakit yang berlebihan anda bisa menggunakan bra dengan ukuran yang sesuai dan sanggup menyangga payudara anda dengan baik serta nyaman. Selain itu anda bisa mengurangi stimulasi atau goncangan yang berlebihan pada payudara.

4. Hormon progesteron yang meningkat jumlahnya selama kehamilan berfungsi untuk memperkuat rahim agar mampu menyangga janin. Namun efek samping yang akan dirasakan dari pelepasan hormon profesteron dalam jumlah besar adalah gangguan pada gerakan peristaltik atau gerakan mendorong pada usus.

Gangguan ini akan menimbulkan masalah susah buang air besar hingga menimbulkan sembelit. Untuk mengatasinya anda bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak serat seperti oatmeal, roti gandum, sayur – sayuran, agar – agar, buah – buahan, yoghurt, atau suplemen serat yang direkomendasikan oleh dokter. Jangan lupa untuk minimal mengkonsumsi air sebanyak 8 gelas setiap hari. Air dapat membantu pencernaan, dibutuhkan oleh ibu hamil serta janin, dan berguna untuk membuang racun dalam tubuh.

5. Salah satu masalah yang sering dijumpai selama hamil adalah mual atau muntah. Rasa mual atau ingin muntah ini diakibatkan oleh meningkatnya hormon Human Chrionic Gonodotrophin atau HCG. Hormon ini akan memicu munculnya asam lambung berlebihan sehingga ibu hamil akan merasa mual hingga muntah – muntah.

Untuk mengatasinya, ibu hamil bisa meminum minuman jahe yang hangat, menyikapi cara makan dengan makan sesering mungkin namun dengan porsi yang sedikit, dan banyak minum air putih untuk menggantikan cairan yag hilang karena muntah – muntah.

6. Masalah yang terakhir adalah rasa pusing. Pusing disebabkan oleh mengendurnya pembuluh darah sehingga tekanan darah menjadi turun dan menyebabkan rasa sering pusing.

Untuk mengatasinya anda bisa memperbanyak minum air putih, bergerak perlahan ketika ingin bangun dari tidur, serta membuat tubuh anda rileks dengan berbaring dan membayangkan suasana tenang sambil mendengarkan musik lembut kesukaan anda.
Continue reading

Minggu, 10 September 2017

Tips Mempersiapkan Dana Kehamilan Hingga Pasca Bersalin

Beberapa pasangan suami istri sepakat untuk menunda kehamilan karena merasa belum siap baik secara fisik, mental maupun finansial. Seharusnya, pasangan telah mempertimbangkan pengelolaan keuangan sejak awal pernikahan, misalnya mengenai kehamilan dan persalinan, mulai dari dana untuk pemeriksaan hingga pasca persalinan.

Mempersiapkan dana untuk kehamilan dan pasca persalinan adalah sangat penting. Memprediksi kesehatan ibu dan janin cukup sulit sehingga harus mempersiapkan biaya tak terduga, misalnya ketika anda sudah mempersiapkan biaya untuk persalinan normal tapi tanpa diduga kondisi janin tidak mendukung untuk persalinan normal sehingga harus dilakukan persalinan melalui operasi caesar yang biayanya tidak sedikit.

Bukan hanya masalah persalinan saja, pemeriksaan lanjutan pun seringkali harus dilakukan, terlebih jika anda mengalami masalah pada kehamilan. Dengan mempersiapkan dana tabungan sejak awal, tentunya akan membantu anda dalam pemeriksaan kesehatan.

Di bawah ini beberapa tips untuk mempersiapkan dana kehamilan hingga pasca persalinan yang bisa anda lakukan bersama pasangan:

1. Jika anda baru mengalami kehamilan pertama kali, persiapan baju hamil masuk dalam daftar dana yang harus disediakan. Berikut ini tips membeli baju hamil yang bisa anda lakukan:
  • Pilihlah baju dengan atasan dan bawahan yang terpisah sehingga mudah untuk dipadupadankan.
  • Persiapkan baju yang memiliki standar untuk dipakai dalam berbagai kesempatan.
  • Pilihlah baju hamil yang memiliki ukuran lebih besar sehingga dapat digunakan saat usia kehamilan semakin tua.
  • Siapkan 1-2 buah baju untuk pergi ke pesta.
2. Siapkan dana untuk pemeriksaan rutin ke dokter kandungan untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan.

3. Persiapkan dana bersalin. Mempersiapkan dana untuk bersalin berkaitan dengan pemilihan tempat bersalin. Carilah informasi mengenai tempat bersalin yang memiliki fasilitas yang dibutuhkan oleh ibu dan bayi.

Selanjutnya anda dapat mengecek perkiraan biaya bersalin apakah mendapat bantuan dari tempat kerja anda atau ditanggung perusahaan seluruhnya. Dengan demikian anda bisa lebih tenang dalam mempersiapkan dana persalinan.

4. Siapkan dana untuk membeli perlengkapan bayi dan kamar bayi. Sebelum membuat daftar belanja untuk perlengkapan bayi, ada baiknya anda mengetahui tentang apa saja yang termasuk kebutuhan bayi sehingga dapat lebih terencana dan hemat serta tak perlu membeli barang yang tidak diperlukan oleh bayi.

5. Persiapkan dana pasca persalinan, seperti kebutuhan pakaian bayi. Sebaiknya anda tidak membeli pakaian bayi terlalu banyak karena bayi akan cepat tumbuh besar. Paling tidak anda dapat mempersiapkan pakaian bayi hingga bulan ketiga kelahirannya saja. Namun demikian hal ini tergantung dari kebutuhan anak yang tentunya berbeda-beda.

6. Persiapkan biaya untuk pemeriksaan ke dokter setelah bayi lahir. Bayi yang baru saja lahir sangat rentan terhadap gangguan lingkungan sehingga anda harus sering-sering memeriksakan kesehatannya dengan berkonsultasi ke dokter. Apalagi di musim hujan seringkali anak-anak akan mengalami flu dan demam.

7. Pemberian susu formula untuk bayi sangat diperhitungkan, mengingat pemberian ASI eksklusif dianjurkan selama enam bulan pertama. Apabila ibu adalah seorang wanita karir, anda dapat mempersiapkan dana untuk keperluan memerah ASI.

8. Persiapkan dana akikah. Bagi seorang muslim, mempersiapkan dana akikah merupakan hal yang harus dianggarkan dengan persiapan yang matang. Biasanya, akikah dan syukuran diadakan pada 40 hari setelah kelahiran sang bayi. Meskipun hal ini disesuaikan dengan dana yang dimiliki keluarga, namun dalam mempersiapkannya membutuhkan persiapan yang matang.
Continue reading

Sabtu, 09 September 2017

Tips Pencegahan dan Pengobatan Untuk Penderita Asam Urat

Penyakit asam urat adalah jenis artritis yang sangat menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal pada persendian, akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh. Sendi-sendi yang diserang terutama adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan dan siku. Selain nyeri, penyakit asam urat juga dapat membuat persendian membengkak, meradang, panas dan kaku.

Sekitar 90% penyakit asam urat disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dari tubuh melalui air seni. Sebagian kecil lainnya karena tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan. Penyakit asam urat kebanyakan diderita oleh pria di atas 40 tahun dan wanita yang telah menopause. Penderita asam urat biasanya juga memiliki keluhan lain seperti tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, diabetes dan aterosklerosis. Separuh dari penderita asam urat adalah orang yang kegemukan. Bila dibiarkan, penyakit asam urat bisa berkembang menjadi batu ginjal dan mengakibatkan gagal ginjal.

Pantangan Penderita Asam Urat

Perubahan gaya hidup, konsumsi obat tertentu dan menghindari makanan yang berkadar purin tinggi dapat mengendalikan asam urat. Berikut adalah makanan tinggi purin yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat. (Ingat bahwa masing-masing orang memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap makanan. Makanan yang sangat cepat menimbulkan serangan asam urat pada satu orang belum tentu menimbulkan efek yang sama pada yang lainnya).
  • Alkohol dan soft drink
  • Melinjo dan emping
  • Kacang-kacangan
  • Jamur, bayam matang, dan sawi
  • Daging kambing
  • Jeroan dan gajih (lemak)
  • Kerang-kerangan
  • Bebek dan kalkun
  • Salmon, mackerel, sarden, kepiting, udang, dan beberapa ikan lainnya
  • Krim dan Es krim

Saran Untuk Pengobatan Asam Urat

Beberapa hal berikut dianjurkan untuk mengurangi asam urat:
  1. Jangan minum aspirin (bila membutuhkan obat pengurang sakit, pilih jenis ibuprofen dan lainnya)
  2. Perbanyak minum air putih– terutama bagi penderita yang mengidap batu ginjal– untuk mengeluarkan kristal asam urat di tubuh.
Makan makanan yang mengandung potasium tinggi seperti:
  1. Sayuran dan buah-buahan
  2. Kentang
  3. Alpukat
  4. Susu dan yogurt
  5. Pisang
  6. Makan buah-buahan kaya vitamin C, terutama jeruk dan strawberry
  7. Aktif secara seksual (Berita bagus! Seks ternyata memperlancar produksi urin sehingga menurunkan kadar asam urat).
  8. Konsumsi salah satu produk alami yang dapat menyembuhkan asam urat seperti sidaguri, habbatussauda, brotowali, teh hijau, dll.
Continue reading

Jumat, 08 September 2017

Menjaga Kesehatan Ibu Hamil yang Menderita Diabetes

Perubahan kesehatan secara fisik dan psikis merupakan hal yang lazim dialami oleh seorang Ibu hamil.Perhatian dan pemeriksaan sangat diperlukan untuk mencegah perubahan ini menjadi hal yang mengganggu kehamilan kesehatan ibu dan janin.Demikian pula halnya dengan Ibu hamil yang menderita diabetes.

Perhatian terhadap kesehatan Ibu dan janin harus lebih gencar dilakukan. Ibu hamil yang menderita diabetes tipe 1 atau 2 harus menjalani pemeriksaan rutin yang khusus dilakukan untuk memeriksa dan mengontrol kadar gula darah.

Ibu yang memiliki riwayat penyakit diabetes akan selalu memerlukan pengawasan dokter. Tidak hanya kadar gula darah yang harus dikontrol, tapi juga pola makan dan gaya hidup agar Ibu bisa menjadi tetap sehat serta janin yang dikandung dapat memperoleh nutrisi yang cukup untuk perkembangan dan kesehatannya.

Konsultasi ke dokter kandungan sangat diperlukan oleh Ibu hamil dengan riwayat penyakit diabetes agar kesehatan dan perkembangan kehamilan dapat terkontrol dengan baik.

Pada Ibu hamil yang menderita diabetes, pemeriksaan ke dokter spesialis mata juga perlu dilakukan karena adanya kerusakan pembuluh darah mata yang sering terjadi pada kasus kehamilan semacam ini.Namun, hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah terus menjaga kestabilan gula darah dalam batas normal agar tidak terjadi komplikasi selama kehamilan.

Ibu harus melakukan pengecekan kadar gula darah lebih sering agar kesehatan Ibu dan janin juga dapat menjadi lebih baik dan resiko keguguran danbayi yang mati saat dilahirkan dapat dihindari.

Pemeriksaan kadar gula darah pada Ibu hamil yang menderita diabetes sejak awal kehamilan juga dapat memberikan manfaat lebih, antara lain:
  • Mencegah kelahiran premature
  • Mencegah pertumbuhan bayi yang terlalu besar karena gula darah atau glukosa yang tinggi juga akan terkandung dalam plasenta. Keadaan ini membuat pakreas janin memproduksi insulin berlebih sehingga janin dapat tumbuh menjadi terlalu besar. Bayi yang terlalu besar tentunya akan lebih sulit untuk dilahirkan dan resiko cedera pada bayi akan semakin besar.
  • Mencegah bayi lahir cacat yang disebabkan oleh gangguan kesehatan di awal kehamilan, seperti cacat otak, jantung, dan tulang belakang.
  • Mencegah terjadinya komplikasi kehamilan seperti hipertensi pada Ibu, protein berlebih pada urin Ibu setelah kehamilan menginjak 20 minggu atau lebih, dan berbagai komplikasi kehamilan lainnya.
  • Membantu tubuh menyerap kalsium dan magnesium dengan baik di dalam darah selama kehamilan sehingga kesehatan mata dan kulit dapat terjaga saat kelahiran.
  • Mencegah komplikasi yang terjadi pada bayi saat dilahirkan, yaitukurangnya kadar gula darah yang disebabkan oleh terlalu tingginya kadar insulin yang terkandung dalam tubuh bayi.
Selain pemeriksaangula darah secara rutin, Ibu juga harus disiplin dalam menjalani gaya hidup sehat dan mengatur menu makanan seimbang setiap harinya agar tetap sehat dan gula darah menjadi stabil. 

Berikut hal –hal yang perlu diperhatikan untuk menjalani gayahidup sehat saat pada Ibu hamil yang menderita diabetes:
  1. Mengatur menu makanan sehat setiap hari.Disarankan bagi Ibu untuk tidak lupa menyertakan sayur – sayuran, buah – buahanm dan kacang – kacangan ke dalam setiap menu makanan. Sebenarnya, Ibu bisa menyantap jumlah makanan yang sama dengan Ibu hamil yang sehat lainnya. Namun, terkadang beberapa dokter menyarankan Ibu untuk mengatur menu makanan secara khusus untuk mencegah kadar gula darah tinggi atau pun terlalu rendah. Selain itu, Ibu juga harus mengkonsumsi suplemen yang mengandung asam folat tinggi.
  2. Jaga kehamilan yang sehat dan cegah kemungkinan komplikasi dengan menjaga kestabilan gula darah dalam batas normal.
  3. Lakukan aktifitas fisik secara rutin. Cek gula darah secara rutin sebelum dan sesudah aktifitas fisik ini. Jika perlu makan camilan sehat agar setelah melakukan aktifitas fisik tubuh Ibu tidak mengalami penurunan kadar gula darah yang drastis.
Continue reading