Rabu, 01 November 2017

7 Cara Mengecilkan Perut Setelah Persalinan Normal

7 Cara Mengecilkan Perut Setelah Persalinan Normal
7 Cara Mengecilkan Perut Setelah Persalinan Normal
Menjadi ibu hamil memang sangatlah istimewa. Bukan hanya karena bisa merasakan rasa pegal dan berat saja dengan bayi yang berada di dalam perut, namun juga rasa sakit ketika melahirkan. Bagi ibu hamil, kondisi seperti itu merupakan kondisi istimewa yang membuat kodratnya sebagai seorang perempuan terasa semakin sempurna.

Namun, ketika masa melahirkan berakhir dan masa menyusui juga selesai, kondisi istimewa itu berubah menjadi kekhawatiran karena badan yang tidak kunjung kembali ke bentuk semula. Biasanya bentuk badan yang sangat jelas perubahannya yaitu pada perut dan pinggul, bentuknya akan terlihat lebih besar dibandingkan sebelum hamil dan melahirkan. Belum lagi keadaan ini ditambah dengan keadaannya yang kendor dan tidak kencang.

Bagi para ibu yang mengalami hal ini tidak usah khawatir. Perut maupun pinggul yang besar dan kendor bisa dikembalikan ke bentuk semula yaitu kembali langsing dan kencang. Hanya perlu diingat bahwa prosesnya memerlukan waktu dan tidak instan.  

Berikut ada 7 cara yang bisa dilakukan untuk mengecilkan badan khususnya perut setelah melahirkan.
  1. Lakukan pola hidup sehat dengan memperhatikan pemilihan makanan. Perhatikan agar memilih makanan yang kadar lemak serta kalorinya rendah. Apabila ibu masih dalam keadaan menyusui, jangan khawatir ini akan mengurangi nutrisi pada bayi. Karena, yang ibu pilih adalah makanan sehat dan yang dibatasi hanya jenis makanan yang mengandung lemak dan kalori tinggi saja.
  2. Beruntung bagi para ibu yang memilih memberikan ASI kepada bayinya. Menyusui merupakan salah satu cara dalam mengembalikan kembali bentuk tubuh ideal ibu. Selain karena dengan memberikan ASI kebutuhan gizi seimbang bayi terpenuhi, memberikan ASI juga dapat mengurangi kalori ibu. Per harinya, kalori akan berkurang hingga 5000 kalori.
  3. Minum air putih minimal 8 gelas sehari bagi kesehatan setiap orang sangat penting. Termasuk untuk para ibu yang ingin kembali mendapatkan bentuk tubuh idealnya setelah melahirkan. Selain sebagai salah satu cara untuk menjaga tubuh agar tidak mengalami dehidrasi, air putih juga dapat membersihkan saluran pencernaan dalam tubuh dari berbagai jenis penyakit atau pun zat racun yang membahayakan tubuh.

    Air putih akan membuat ibu merasa lebih kenyang sehingga akan menahan rasa ingin ngemil ataupun makan terus. Sistem pencernaan pun akan mengeluarkan air lebih banyak karena konsentrasi sodium di dalam tubuh dicairkan
     
  4. Latihan rutin lainnya untuk meltih otot perut ini adalah dengan shoulder lift. Ibu cukup terlentang pada matras, kemudian tekuk kaki dan telapaknya hingga menyentuh lantai. Nafas dihembuskan bersamaan dengan mengkontraksikan gerakan pada otot perut. Angkat juga kepala serta pundak. Setelah menahan gerakan ini beberapa detik, kepala serta pundak diturunkan perlahan.
     
  5. Latihan melatih otot agar kembali menjadi kencang ini biasanya untuk otot perut. Latihannya sangat gampang karena hanya perlu dilakukan dengan duduk, berbaring, maupun berdiri. Perut tinggal ditarik ke bagian dalam dengan mengkontraksikannya pada bagian otot perut. Tahan gerakan ini selama beberapa menit. Latihan ini akan terasa perubahannya jika dilakukan secara teratur.
     
  6. Tidak perlu olahraga yang berat dalam proses mengembalikan bentuk tubuh setelah melahirkan ini. Olahraga yang perlu dilakukan hanya olahraga yang bersifat ringan saja. Namun, olahraga ringan ini sebisa mungkin dilakukn secara teratur. Otot yang kendor, dengan olahraga teratur ini bisa kembali menjadi kencang seperti semula.
     
  7. Tidak makan berlebihan. Usahakan agar ibu makan dengan porsi yang sedikit saja setiap harinya namun dilakukan dengan sering dan tidak menunggu rasa lapar tiba. Pola makan seperti ini dapat membantu mengntrol lemak dan kalori yang masuk ke dalam tubuh agar tidak menumpuk.
Kegiatan-kegiatan latihan ini merupakan hal yang aman pasca ibu melahirkan. Namun, ada baiknya jika ibu mengkonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, mengingat setiap kondisi setiap ibu pasca melahirkan berbeda-beda.
Continue reading

Minggu, 29 Oktober 2017

Kiat Merangsang IQ Tinggi Pada Bayi Sejak di Dalam Kandungan

Kiat Merangsang IQ Tinggi Pada Bayi Sejak di Dalam Kandungan
Kiat Merangsang IQ Tinggi Pada Bayi Sejak di Dalam Kandungan
Orang tua mana yang tidak menginginkan anaknya menjadi anak yang cerdas? Tentu semua orang tua mendambakan hal tersebut. Anaknya tidak hanya tumbuh aktif dan sehat, tetapi juga memiliki IQ yang tinggi. Namun, bagaimana kalau keinginan tersebut tidak terwujud? Apakah orang tua berhak menyalahkan si anak? Tentu saja tidak.

Kecerdasan seorang anak ternyata bisa ditumbuh kembangkan. Dalam proses tersebut, orang tua terutama ibu memiliki peranan yang sangat penting. Meningkatkan kecerdasan anak dapat dimulai saat ia masih berada di dalam kandungan.

Jadi, sangatlah tidak benar apabila nanti si anak disalahkan oleh orang tua karena ia memiliki IQ yang rendah. Kecerdasannya harus menjadi perhatian si ibu sejak ia masih dikandung. Janin tidak hanya membutuhkan asupan nutrisi yang cukup, tetapi juga perlu diberikan beberapa stimulasi untuk menjadi cerdas. Walaupun belum terlahir, ternyata bayi di dalam kandungan sudah mampu menyerap latihan yang diberikan melalui stimulasi kecerdasan yang diberikan oleh si ibu. Ia bisa merasakan apa yang dirasakan oleh ibunya.

Selain itu, seiring perkembangannya di dalam rahim, ia juga menjadi peka terhadap rangsangan suara maupun cahaya di luar perut ibu. Lalu, bagaimana cara untuk melakukannya? Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan oleh ibu hamil:
  • Mengajak janin berbicara. Pada usia kehamilan yang memasuki 23 minggu, janin sudah memiliki kemampuan pendengaran yang cukup baik. Ia dapat memberikan respon pada suara dan cahaya. Meskipun masih terbatas, ia bisa membedakan antara suara ibu dan bapak. Pada usia kehamilan tersebut, Anda bisa memberikan stimulasi dengan mengajaknya ngobrol. Selain itu, mendengarkan musik yang menenangkan atau alunan ayat suci Al Quran juga baik untuknya.
  • Mencukupi kebutuhan nutrisi. Tidak dapat dipungkiri bahwa asupan gizi yang cukup memberikan dampak yang positif pada tumbuh kembang janin selama di dalam kandungan, termasuk untuk kecerdasannya. Ibu perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak omega 3 dan DHA yang tinggi dimana kedua nutrisi tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan perkembangan otak janin secara optimal.

    Anda bisa memilih ikan tuna, salmon dan jenis ikan tawar. Konsumsi minyak ikan juga disaranakan. Untuk pemenuhan kebutuhan DHA, Anda bisa memilih daging unggas dan kuning telur.
  • Menstimulasi dengan gambar. Walaupun masih berada di dalam kandungan, ternyata janin sudah bisa memberikan respon pada apa saja yang dilihat oleh si ibu. Anda dapat melatih otak kecilnya dengan rangsangan melalui gambar. Untuk melatih otak kanannya, Anda bisa mengambil gambar, memotret atau memandang pemandangan alam dan membuatnya merasakan apa yang Anda rasakan.

    Apabila Anda merasa nyaman dan tenang saat melihat gambar tersebut, maka hal itu akan merangsang peningkatan IQ pada bayi di dalam rahim.
  • Merangsang menggunakan cahaya. Selain suara, janin juga peka terhadap cahaya redup yang didekatkan pada ibu. Untuk merangsangnya, pemberian cahaya harus dilakukan dengan bertahap. Cahaya yang terlalu terang sebaiknya dihindari karena akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi si janin. Ia mungkin akan menendang sehingga Anda bisa merasakan gerakan tersebut sebagai pertanda bahwa ia memberikan respon.
     
  • Pastikan untuk menghindari stres. Tidak hanya kondisi fisik, kondisi psikis ibu hamil juga harus dijaga. Salah satunya dengan menghindari stres. Latih tubuh dan pikiran agar tetap rileks dengan pelatihan prenatal atau yoga. Kalau Anda rileks, janin di dalam kandungan juga akan merasakan nyaman dan pertumbuhan kecerdasannya tidak terganggu.
Continue reading

Jumat, 27 Oktober 2017

Penyakit Gonore atau Kencing Nanah

Penyakit Gonore atau Kencing Nanah
Penyakit Gonore atau Kencing Nanah
Pengobatan menjadi sebuah tindakan wajib dilakukan seseorang pada saat dimana seseorang menderita penyakit dan menginginkan kesembuhan. Tentu banyak cara atau metode yang di gunakan dalam proses pengobatan. Diantaranya ada yang melakukan pengobatan melalui keahlian para dokter ada juga yang melalui para ahli terapi yang sering disebut dengan Tabib atau semacamnya. Namun sebaiknya pengobatan yang dilakukan adalah pengobatan secara alami dengan meminum ramuan herbal atau alami, sehingga terhindar dari evek negativ dalam proses pengobatan. Bagi anda yang saaat ini menderita suatu penyakit apapun, segeralah ambil tindakan cepat untuk mendapatkan kesembuhan.

Dalam kasus penderita kencing nanah, kami menyediakan produk herbal Androbiotik adalah ramuan herbal antibiotik untuk kencing nanah,  melalui pengobatan herbal dari kami yang telah terbukti banyak memberikan kesembuhan pada penderita kencing .

Apa itu kencing nanah ?

Kencing nanah atau gonore (bahasa Inggris: gonorrhea atau gonorrhoea) adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva). Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonore bisa menjalar ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam pinggul sehingga timbul nyeri pinggul dan gangguan reproduksi.

Penyebab kencing nanah/Gonore

Penyakit berbahaya ini disebarkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae, bakteri ini dapat hidup dan berkembang biak dengan mudah di daerah yang hangat, lembab pada saluran reproduksi, termasuk serviks (mulut rahim), uterus (rahim), dan tuba fallopi (saluran telur) pada wanita, dan di uretra (saluran urin) pada wanita dan laki-laki. Bakteri juga dapat hidup di rongga mulut, tenggorokan, mata, dan anus. Kasus infeksi bakteri gonorrhea lebih sering terjadi pada golonga usia muda, antara 15 – 30 tahun. Penyakit ini umumnya menular melalui hubungan seksual (coitus) yang dilakukan dengan pasangan yang sudah terinfeksi.

Gejala kencing nanah/Gonore

Gejala pada penderita kencing nanah pria biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi. Mulanya penderita tidak enak pada uretra, yang beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih dan keluarnya nanah dari penis. Penderita sering berkemih dan merasakan desakan untuk berkemih, yang semakin memburuk ketika penyakit ini menyebar ke uretra bagian atas. Lubang penis tampak merah dan membengkak.
Continue reading

Kamis, 26 Oktober 2017

Resiko Bila Bayi Lahir Lebih dari 42 Minggu

Resiko Bila Bayi Lahir Lebih dari 42 Minggu
Resiko Bila Bayi Lahir Lebih dari 42 Minggu
Ketika umumnya kandungan seseorang hanya akan berusia 9 bulan lebih 10 hari atau maksimal usianya hanya 42 minggu. Namun, tidak jarang ada yang melebihi usia kandungan tersebut dan belum juga melahirkan. Hal ini sangat dicemaskan karena resikonya terhadapa kesehatan ibu maupun bayi sangat tinggi yaitu resiko akan terjadinya komplikasi.

Berikut beberapa indikasi akan bahaya atau resikonya:
  1. Resiko terjadinya trauma persalinan. Karena bayi kesulitan dilahirkan, organ vitalnya serta paru-parunya terganggu. Maka bayi akan mengalami trauma kelahiran dengan kesulitan bernafas.
  2. Resiko lainnya yang bisa terjadi adalah dengan meninggalnya bayi di dalam perut atau disebut still birth. Meninggalnya bayi di dalam perut akibat dari usia bayi dalam kandungan yang lebih dari 42 minggu sering terjadi bahkan perbandingannya yaitu 4 sampai 7 bayi meninggal dari 1000 bayi yang lahir pada usia tersebut. Meninggalnya bayi di dalam perut ini tidak lain karena fungsi plasenta yang tidak optimal dan berkurangnya cairan amino, sehingga resiko bayi meninggal di dalam rahim juga mengancam.
  3. Menurunnya fungsi plasenta. Bayi di dalam rahim ibu hamil jika usianya melebihi waktu maksimalnya yaitu 42 minggu akan mengalami kelaparan karena pasokan nutrisi dan oksigen yang seharusnya ia terima berkurang. Ini diakibatkan oleh menurunnya fungsi plasenta. Karena pasokan nutrisi dan oksigennya berkurang sudah pasti pertumbuhan bayi dalam rahim ini akan terhambat bahkan hingga perkembangannya. Bayi akan kekurangan gizi dan akhirnya membutuhkan beberapa perhatian khusus untuk menanganinya.
  4. Operasi caesar merupakan upaya yang biasanya dilakukan untuk mengeluarkan bayi dalam kandungan lebih dari 42 minggu ini. Kondisi lebihnya usia kandungan ini akan berpengaruh juga pada kesehatan sang ibu sehingga akan mengalami kesulitan dalam proses melahirkannya. Untuk itu mengingat komplikasi yang terjadi, jalan operasi caesar biasanya yang dipilih sebagai tindakannya.
  5. Adanya kelainan yang dinamakan palsi serebral. Kelainan ini berupa resiko dimana bayi akan mengalami gangguan pada motoriknya. Fungsi perintah pada otak bayi untuk menggerakan tubuhnya akan terganggu karena otak besar dan kecilnya terganggu fungsinya.
  6. Jumlah cairan amino atau air ketuban menurun. Kondisi air ketuban yang merupakan cairan amino yang semakin menurun jumlahnya ini merupakan suatu kondisi yang darurat bagi bayi. Oleh karena itu, bayi dalam kandungan yang sudah mencapai usia lebih dari usianya ini harus segera dikeluarkan.
  7. Kulit bayi pun kemungkinan akan kehilangan lapisan lemak yang merupakan lapisan pelindung kulitnya. Sejak dalam kandungan ibunya, kulitnya perlahan mengering, kemudian pecah-pecah dan akhirnya mengkerut lalu mengelupas. Kulit bayi pun akan mudah tergores dan luka karena kuku pada jari maupun tangannya sendiri yang panjang.
  8. Bayi pun kemungkinan akan menghirup bahkan menelan mekonium. Terhirup dan tertelannya mekonium ini resikonya lebih banyak ketika proses kelahiran terjadi. Akibatnya bayi akan mengalami komplikasi khususnya pada saluran pernafasannya. Selain infeksi, bayi juga akan mengalami asfiksia yaitu kesulitan dalam bernafas serta gangguan fungsi pada paru-paru lainnya ketika baru lahir.
Untuk itu, ibu hamil wajib memeriksakan kehamilannya secara rutin pada dokter agar kehamilan dengan usia kandungan lebih dari 42 minggu ini dapat dicegah. Setiap tri semester dari awal hingga akhir setidaknya pemeriksaan berjumlah empat kali, yaitu satu kali pada tri semester awal, satu kali pada tri semester kedua, dan pada tri semester ketiga dilakukan pemeriksaan sebanyak dua kali. Akan lebih baik jika ibu semakin rajin memeriksakannya yaitu setiap satu bulan sekali.

Ibu disarankan untuk selalu berkonsultasi tentang kesehatannya dan juga kesehatan bayinya. Pantau terus perkembangannya dan tanyakan apapun yang baik dilakukan menurut dokter akan kehamilan Anda, agar proses melahirkan berjalan normal dan lancar serta waktunya tidak melebihi usia kandungan yang seharusnya yaitu tidak lebih dari 42 minggu.
Continue reading

Senin, 23 Oktober 2017

Tips Menjalani Kehamilan Menyenangkan dengan Cara Mengontrol Emosi

Tips Menjalani Kehamilan Menyenangkan dengan Cara Mengontrol Emosi
Tips Menjalani Kehamilan Menyenangkan dengan Cara Mengontrol Emosi
Hormon kehamilan membuat perubahan pada diri wanita yang bisa menyebabkan berbagai keluhan selama kehamilan. Seiring pertumbuhan janin dalam kandungan, berbagai keluhan kehamilan dirasakan oleh para wanita. Di trimester pertama, ada perubahan yang cukup besar pada psikologi wanita yang sedang mengandung.

Biasanya, wanita hamil menjadi mudah tersinggung dan rewel hanya karena hal-hal kecil. Mereka juga menjadi mudah marah yang tidak hanya membuat rasa tidak enak pada orang-orang yang berada di sekitarnya, tetapi bisa mempengaruhi fisik wanita yang sedang hamil.

Tubuh yang tegang, nafas pendek, dan jantung berdebar cepat adalah beberapa contoh kondisi yang bisa berbahaya jika dibiarkan. Emosi haruslah dikontrol untuk menjaga mental ibu. Selain itu, emosi yang terkontrol juga baik untuk janin.

Untuk mengontol emosi dan membuat kehamilan menjadi menyenangkan, ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh ibu hamil:

1. Melakukan hal-hal yang bisa membuat hati senang

Melakukan kegiatan yang menyenangkan bisa menghilangkan rasa mudah marah dan serba salah. Ibu bisa mencari hobi atau kegiatan yang membuat senang seperti menonton film atau menyenangkan diri di salon. Ibu bisa mengajak teman dekat untuk menambah keseruan sehingga mood yang jelek bisa digantikan dengan mood yang baik.

2. Beristirahat dengan cukup

Rasa lelah bisa membuat cepat marah. Oleh karena itu, ibu hamil harus memenuhi waktu istirahat berkualitas yang diperlukan. Dengan istirahat, tubuh akan mengembalikan energi sehingga kebutuhan energi ibu pun terpenuhi. Untuk tidur yang berkualitas, ibu sebaiknya menghindari minum kopi atau minuman ringan pada malam hari yang bisa menyebabkan susah tidur.

3. Memakan makanan sehat dan bergizi

Makanan yang sehat dan bergizi akan membuat tubuh lebih sehat sehingga mengurangi keluhan-keluhan yang biasa dirasakan selama hamil termasuk perubahan emosi. Buah-buahan, sayuran berwarna hijau, dan susu diperlukan oleh tubuh untuk mencukupi kebutuhan nutrisi ibu dan janin. Untuk membantu mengatasi perubahan emosi, makanlah coklat yang mempunyai efek menenangkan.

4. Belajar dan melakukan relaksasi

Relaksasi atau penenangan diri sangatlah berguna untuk mengurangi masalah emosi yang terjadi selama kehamilan. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah latihan meditasi dan yoga. Latihan tersebut bisa dilakukan di kelas khusus atau dilakukan di rumah sesuai dengan keinginan.

5. Belajar dan melakukan pengelolaan stress

Mengelola stress bisa dilakukan dengan cara mengalihkan diri ke kegiatan lain yang cukup ringan dan dapat dilakukan di mana saja saat mengalami perubahan emosi. Terapi musik sangatlah baik dilakukan untuk mengelola stress. Carilah musik yang bisa menenangkan sehingga perasaan menjadi lebih baik dan stress pun hilang.

6. Membiasakan diri untuk terbuka dengan suami

Suami adalah orang terdekat yang berbagi banyak hal dengan ibu selama kehamilan. Dengan mengetahui apa yang anda rasakan, suami akan lebih mengerti dan bisa membantu menghadapi perubahan emosi ibu. Oleh karena itu, ibu harus membiasakan diri untuk lebih terbuka dengan suami dan bangunlah komunikasi yang baik. Selain dengan suami, biasakanlah untuk lebih terbuka dengan keluarga dekat lain seperti orang tua.

Jangan sampai perubahan emosi membuat depresi selama kehamilan. Mengandung adalah anugrah yang harus disyukuri dan harus dinikmati. Jika perubahan emosi yang dialami ibu sangatlah berat dan tidak bisa diatasi dengan langkah-langkah diatas, ibu sebaiknya meminta saran dari ahli. Temuilah dokter untuk berkonsultasi. Dukungan dari keluarga sangatlah penting dalam membantu ibu untuk bisa mengontrol emosi dan merasa bahagia selama kehamilan.
Continue reading

Jumat, 20 Oktober 2017

Normalkah Air Liur Berlebih Saat Hamil

Normalkah Air Liur Berlebih Saat Hamil
Normalkah Air Liur Berlebih Saat Hamil
Ketika ibu hamil mengalami morning sickness di tri semester awal kehamilannya, beberapa dari mereka, selain muntah-muntah pasti merasakan bahwa air liurnya juga banyak. Semakin banyaknya air liur terasa ketika ibu hamil lebih sering merasakan ingin meludah terus dari pada menelannya.

Keadaan ini akan terjadi seiring dengan bayi dalam rahim yang terus berkembang dan hormon tubuh pada ibu hamil yang berubah. Untuk itu, tidak pelu cemas jika mengalami hal ini, karena ini merupakan situasi yang normal pada beberapa ibu hamil.

Morning sickness yang parah adalah salah satu yang berakibat terjadinya pytlism atau sialorrhea ini. Pytalism atau sialorrhea adalah keadaan dimana produksi air liur berlebihan. Normalnya, mulut memproduksi air liur per harinya yaitu hanya mencapai satu liter saja.

Air liur tersebut juga tanpa disadari akan ditelan. Karena morning sickness yang dialami ibu hamil, maka rasa mual akan dirasa dan menelan air liur pun jarang. Jarangnya air liur ditelan menyebabkan produksi air liur tanpa disadari akan berlebih dan membuat ibu hamil sering meludah.

Penyebab lain dari berlebihnya air liur pada ibu hamil adalah adanya rasa sakit atau perih pada ulu hati yang disebut heartburn. Heartburn merupakan keadaan yang juga sering dialami oleh ibu hamil.

Gejalanya sendiri ditunjukan dengan kerongkongan yang terasa panas, kerongkongan ini salurannya sendiri tehubung langsung dengan lambung yang mengeluarkan cairan lambung yang bersifat asam sehingga terasa panas pada kerongkongan. Air liur ibu hamil berlebih ketika cairan lambung naik. Sifat asam cairan lambung ini merupakan sensor yang dapat memicu berlebihnya produksi air liur.

Selain membasahi dinding pada kerongkongan yang kemudian akan menetralisir rasa asam pada lambung. Merokok dan mengkonsumsi obat yang memang dapat menimbulkan suatu reaksi, juga merupakan salah satu penyebab dari diproduksinya air liur berlebih.

Untuk mengurangi berlebihnya air liur pada ibu hamil ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Sehingga, ibu hamil yang merasa sangat terganggu bisa mencoba melakukannya.
  1. Apabila menelan air liur membuat ibu hamil merakan mual, maka sediakanlah tisu untuk membuangnya.
  2. Kebersihan mulut merupakan salah satu kuncinya. Untuk itu, setiap harinya sangat disarankan untuk menyikat gigi sesering mungkin serta berkumur-kumur.
  3. Mengurangi air liur dapat dibantu dengan mengkonsumsi permen. Permen bisa merupakan jenis permen karet ataupun permen hisap biasa. Permen akan membantu ibu hamil agar dapat menelan air liurnya. Namun, permen yang dikonsumsi harus diperhatikan kandungan gulanya, yaitu yang rendah.
  4. Pola mengkonsumsi makanan sebagai cara mengurangi produksi air liur adalah dengan tidak makan berlebihan. Makanan dikonsumsi dianjurkan dalam jumlah kecil yaitu secukupnya namun dilakukan sesering mungkin. Salah satu zat makanan yang perlu dhindari adalah zat tepung.
  5. Meminum air mineral setiap hari sebisa mungkin harus terpenuhi dan tidak boleh sampai kekurangan. Air mineral yang memenuhi kebutuhan minimal setiap hari tidak boleh kurang dari 8 gelas.
Ibu hamil diharapkan agar tidak cemas karena kondisi ini merupakan hal yang biasa. Selain itu, berkembangnya kandungan dan bertambah usianya juga akan membuat kondisi ini kembali membaik. Seiring bertambahnya usia kandungan, ibu hamil akan meninggalkan masa-masa mual atau morning sicknessnya. Sehingga, kondisi sering meludah pun akan berkurang karena produksi air liur akan kembali normal. Namun, ketika kondisi ini masih berlanjut walaupun usia kandungan sudah meninggalkan tri semester pertama, juga jangan panik. Beberapa ibu hamil memang ada yang mengalami hal ini sampai di tri semester terakhir usia kehamilannya.
Continue reading

Selasa, 17 Oktober 2017

Pentingnya Melakukan Test Darah Saat Hamil

Kehamilan merupakan anugerah serta kebahagiaan yang tak mampu terlukiskan bagi pasangan suami istri. Kehadirannya sangat dinantikan dan bahakan tak sedikit pula yang menanti dalam jangka waktu yang sangat lama. Oleh karena itu tak heran jika seluruh perhatian tercurah kepada sang calon bayi.

Serangkaian konsultasi serta tes dilakukan sang ibu untuk mengetahui perkembangan sang janin yang saat ini dikandungnya. Ia rela meluangkan seluruh waktunya untuk sang calon bayi. Sang ibu hamil yang perhatian serta pentingnya melakukan konsultasi dengan dokter, mereka biasanya selalu melakukan tes atau pemeriksaan rutin kepada sang spesialis untuk menjaga sang buah hatinya agar tetap sehat dan tidak terjangkit penyakit apapun.

Banyak pemeriksaan penting yang harus dilakukan oleh sang ibu hamil untuk mengetahui keadaan sang calon buah hati. Hal ini dilakukan untuk menghindari virus yang ada di dalam tubuh yang nantinya sangat membahayakan keselamatan sang janin. Karena tidak menutup kemungkinan jika di dalam tubuh kita dan pasangan terdapat virus yang sangat membahayakan.

Tidak hanya sewaktu kehamilan saja, akan tetapi sebelum kehamilan pasangan suami istri juga wajib melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi beragam penyakit berbahaya yang ada di dalam tubuh pasangan tersebut. Ini dilakukan untuk menghindari risiko kematian yang nantinya mungkin akan terjadi pada sang janin dan ibu.

Dari sekian tes yang penting dilakukan saat kehamilan, ada satu tes yang sangat berpengaruh dan penting dilakukan. Tes tersebut adalah melakukan tes darah saat kehamilan. Test darah ketika hamil memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui golongan darah ibu dan rheusesnya (Rh). Hal ini bertujuan untuk dapat teridentikasi secara dini beberapa gangguan kesehatan yang nantinya mungkin timbul dari jenis darah tersebut.

Tes darah pada umumnya dilakukan ketika kehamilan berusia 10 hingga 12 minggu kemudian akan dilakukan kembali ketika kehamilan memasuki usia 28 minggu. Tidak hanya memeriksa golongan darah dan rhesusnya namun pemeriksaan kadar zat besi serta hemoglobin yang ada di dalam darah juga sangat penting.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dari sang ibu hamil tersebut. Hal ini juga diutamakan pada ibu yang dulunya pernah mengidap penyakit anemia. Risiko penyakit anemia pada ibu hamil memiliki risiko 2 kali lipat karena pada saat hamil kebutuhan zat besi sangat dibutuhkan untuk perkembangan sang janin nantinya.

Pemeriksaan darah ketika hamil sangat penting dilakukan. Selain yang telah dijelaskan di atas, pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui jenis anti bodi yang dimiliki oleh sang ibu. Zat anti bodi tersebut bisa menjaga kesehatan sang janin dan kesehatan fisik sang ibu.

Jika terjadi penurunan zat anti bodi, nantinya bisa dilakukan suatu pencegahan. Begitu sangat pentingnya tes darah yang harus dilakukan oleh sang ibu hamil. Beragam anjuran selalu saja diteriakkan agar para ibu hamil sadar akan beragam risiko yang mungkin bisa saja terjadi kepadanya.

Suatu pencegahan sangat penting dilakukan, kita tidak bisa meremehkan suatu kemungkinan terburuk yang mungkin saja terjadi. Oleh karena itu demi keselamatan dan kebaikan bersama tak ada salahnya jika melakukan suatu hal yang nantinya akan memberikan keselamatan pada sang calon buah hati yang kehadirannya telah dinanti-nantikan. Sehingga bantuan medis memiliki peran yang sangat penting ketika ibu berada dalam masa kehamilan dan setelah persalinan berlangsung.
Continue reading

Sabtu, 14 Oktober 2017

5 Manfaat Air Selama Kehamilan

5 Manfaat Air Selama Kehamilan
5 Manfaat Air Selama Kehamilan
Banyak pasangan yang sudah menikah mempertanyakan tentang rencana kehamilan. Mengapa hal tersebut diperlukan? Apakah Anda juga memiliki pertanyaan yang sama? Menjadi hamil dan memiliki momongan merupakan impian bagi setiap pasangan.

Akan tetapi, diperlukan persiapan yang menyeluruh untuk menyambut kehadiran buah hati. Tidak hanya mental dan fisik saja, namun juga finansial. Selain itu, ibu hamil juga harus sangat memperhatikan kehamilannya dengan melakukan perawatan agar ibu dan bayi selalu sehat.

Perawatan kehamilan merupakan salah satu hal yang harus dilakukan oleh ibu hamil selama mengandung. Ada banyak metodenya, baik yang dilakukan secara medis dengan biaya yang tidak sedikit, maupun jenis perawatan lain yang tidak memerlukan dana.

Beberapa contoh cara menjaga dan merawat kehamilan yang murah meriah adalah jalan santai, senam kehamilan dan menggunakan air atau berenang.

Mengapa air? Air merupakan kekayaan alam yang bisa diperoleh dengan mudah dan murah, bahkan gratis. Selain itu, bagi ibu hamil, ternyata air memiliki banyak manfaat, di antaranya:
  • Membantu ibu hamil merasa rileks. Latihan relaksasi merupakan salah satu upaya untuk mengurangi rasa cemas dan stres. Saat mengandung, ibu hamil rentan mengalami hal-hal tersebut. Sehingga, sangat penting untuk ia melakukan relaksasi. Cara termudah yang bisa diupayakan adalah dengan berendam di air.

    Para kehamilan dengan resiko kecil, Anda bisa berenang yang tentunya sudah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Latihan renang tidak hanya membantu Anda merasa rileks namun juga mengatasi berat badan selama mengandung karena air dapat membantu Anda bergerak dengan lebih bebas.
     
  • Membantu memposisikan janin pada posisi optimal. Gaya dada merupakan gaya terbaik yang bisa dilakukan saat berenang, dimana dapat membantu membuat janin berada di posisi optimal. Posisi ini sangat baik untuknya berkembang. Gerakan kaki katak juga bermanfaat untuk mendorok panggul agar membuka sehingga bayi mendapatkan posisi terbaik karena ada lebih banyak ruangan.
     
  • Melakukan olahraga di dalam air juga merupakan latihan kehamilan yang menyenangkan dan menenangkan. Itu karena olahraga ini melatih sistem kardio-vaskular tanpa menimbulkan tekanan pada sendi. Aerobik dalam air tidak hanya baik untuk kebugaran dan memberikan kenyamanan pada otot, tetapi juga bermanfaat untuk persiapan pesalinan.
     
  • Bentuk tubuh yang tidak lagi ideal adalah keluhan umum yang dimiliki ibu hamil. Hal ini sangat wajar. Apabila Anda merasa kurang percaya diri dengan bentuk tubuh yang semakin lama semakin besar dan membuat Anda merasa berat, berada di dalam air bisa sangat membantu karena tubuh Anda akan terasa lebih ringan dan dapat bergerak bebas selama melakukan latihan. Air juga memberikan kurva dan berat badan yang lebih sehingga akan membantu pertumbuhan bayi di dalam kandungan.
     
  • Apakah Anda ingin melahirkan bayi Anda nanti dengan metode waterbirth? Di banding cara yang biasa, proser pesalinan di dalam air menjadi pilihan favorit bagi banyak ibu hamil. Namun, sebelum saat itu datang, ada baiknya Anda mulai dengan berlatih sendiri untuk menemukan posisi yang paling nyaman dan mendukung persalinan.
Anda bisa melakukannya di kolam renang dengan latihan relaksasi dan pernafasan untuk mendapatkan pikiran yang tenang saat berada di dalam air.

Selain melakukan beberapa latihan dasar selama mengandung di dalam air, ibu hamil juga tidak boleh lupa untuk mengkonsumsi air 8 gelas perhari.

Hal itu untuk mencegah infeksi saluran kemih, memfasilitasi aliran nutrisi melalui darah ke bayi, menjaga kestabilan pada tubuh, mengisi cairan ketuban yang hilang dan mencegah timbulnya penyakit-penyakit seperti hipertensi dan kardiovaskular serta mengurangi masalah pencernaan seperti sembelit dan wasir. Minum air secara teratur setelah bangun tidur juga membantu mengurangi keluhan morning sickness.
Continue reading

Rabu, 11 Oktober 2017

Tips untuk Menghindari Kelelahan Menjelang Persalinan

Tips untuk Menghindari Kelelahan Menjelang Persalinan
Tips untuk Menghindari Kelelahan Menjelang Persalinan
Menjelang persalinan, banyak sekali yang harus dipersiapkan oleh ibu hamil. Mulai dari segi mental maupun fisik. Usia kehamilan ketika memasuki tri semester akhir ini merupakan usia dimana ibu hamil benar-benar sering dirundung kecemasan karena rasa khawatir dan bahagia semuanya menjadi satu. Secara fisik, di usia ini bentuk badan ibu hamil juga semakin membesar begitu juga dengan bobot bayinya. Tidak jarang ibu hamil mengalami kelelahan.

Walaupun jenis kelelahan ini termasuk gejala normal, namun ada baiknya jika kelelahan ini dikurangi agar tidak terjadi kelelahan berlebih. Menjelang persalinan, fisik ibu harus dipersiapkan agar tidak lelah dan secara mental juga ibu hamil rileks. Berikut beberapa tipsnya.
  1. Cukupi kebutuhan makanan yang dapat menghindarkan ibu hamil dari kelelahannya. Hindari makanan yang memiliki kandungan gula tinggi, apalagi jika itu termasuk ke dalam gula buatan. Pilihlah makanan mengandung gula yang kandungan gulanya alami.

    Makanan dengan kandungan gula alami ini biasanya terdapat pada buah-buahan yang segar serta mengandung kadar air yang banyak. Manfaatnya untuk tubuh ibu hamil adalah tubuhnya tetap bugar dan segar. Ada juga makanan penghilang rasa lelah lain untuk ibu hamil yaitu kentang yang dikukus.
     
  2. Memperhatikan jam istirahat khususnya ketika malam merupakan salah satu cara dalam menjaga kebugaran tubuh ibu hamil. Tidak baik ketika jika ibu hamil bekerja hingga larut malam dan istirahat di atas jam 10 malam. Untuk itu, menghindari pekerjaan hingga larut malam selama masa kehamilan khususnya di tri semester akhir usia kehamilan diharuskan. Memasuki pukul 10 malam, merupakan jam maksimal ibu hamil untuk segera beristirahat tidur.
     
  3. Selain istirahat malam hari, istirahat di siang hari pun diperlukan. Bagi yang masih bekerja saat hamil, ketika memasuki usia tri semester akhir atau bulan terakhir khususnya, pasti mendapatkan cuti hamil atau melahirkan. Manfaatkan masa cuti ini dengan istirahat cukup di siang hari. Bukan hanya dengan tidur siang saja namun juga untuk rileksasi.

    Caranya sendiri mudah, ibu hamil tidak perlu memaksakan diri untuk tidur siang jika tidak mengantuk. Cukup berbaring dan pejamkan mata saja sampai kira-kira 20 menit dengan pikiran dibuat tenang dan nyaman.
     
  4. Lakukan latihan yang dikhususkan bagi ibu hamil. Latihan tersebut di antaranya senam hamil dan beberapa latihan lainnya seperti berjalan dan berenang yang dapat membantu mengatasi kelelahan. Namun, selain jenis olahraga tersebut, yoga dan pilates juga menjadi olahraga yang disarankan. Olahraga ini mempunyai fungsi selain mengatasi kelelahan pada ibu hamil, juga dapat menstabilkan kondisi kesehatan ibu hamil. Mulai dari menstabikan emosi serta keseimbangan tubuhnya, juga dapat menambah energi.
     
  5. Kurangi rasa ketakutan yang menghantui tentang proses persalinan. Karena, kelelahan bukan hanya terjadi pada fisik ibu hamil menjelang waktu persalinannya, melainkan secara psikologis atau emosional ibu hamil juga sering merasa kelelahan. Biasanya kelelahan secara emosional ini karena ibu hamil diselimuti ketakutan akan proses persalinan.

    Selain dengan selalu berpikir positif akan proses persalinan tersebut, dukungan dari keluarga khususnya suami adalah yang dapat menenangkan ibu hamil dalam kondisi seperti ini. Sehingga, teratasinya kelelahan fisik berlebih pada ibu hamil ini, didukung juga oleh tenang dan nyamannya psikologinya untuk mendukung lancarnya proses persalinan.
     
  6. Cairan tubuh saat hamil, apalagi ketika usia kehamilan sudah dekat dengan waktu kelahiran harus selalu terpenuhi kebutuhannya. Kebutuhan cairan tubuh pada ibu hamil ini dua kali lipat lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan yang tidak hamil, termasuk di dalamnya kebutuhan vitamin dan mineralnya. Selain untuk memenuhi kebutuhan bayi yang sedang berkembang, cairan tubuh serta vitamin dan mineral ini bertujuan agar ibu hamil tidak mengalami dehidrasi dengan tubuh tetap bugar dan fresh serta pencernaannya lancar.
Continue reading

Minggu, 08 Oktober 2017

Senam Perut Pasca Persalinan

Ketika sang buah hati yang kehadirannya sangat dinantikan berhasil menghirup udara segar di dunia, kebahagiaan serta rasa syukur yang terlukis dari pasangan suami istri tak bisa diungkapkan dengan kata. Semua anugerah tersebut menjadi semangat tersendiri bagi mereka. kehadirannya menambah ramainya serta suasana yang cerah dalam rumah tangga mereka.

Bagi sang ibu, dia telah berhasil melewati tantangan yang sangat mempertaruhkan nyawanya demi memperjuangkan sang buah hatinya untuk lahir ke dunia. Kasih sayangnya ia curahkan segalanya untuk sang buah hatinya.

Dia rela melakukan apapun demi kesehatan dan masa depan sang buah hatinya nanti. Pada umumnya, sang ibu setelah melakukan persalinan memiliki bentuk fisik yang sangat tidak jelas. Fisik yang demikian membuat sang ibu berusaha semaksimal mungkin untuk menormalkan kembali fisik yang ia miliki.

Tidak sedikit pula yag merasa kurang percaya diri dengan penampilan barunya setelah pernikahan. Ia juga ingin terlihat lebih baik di mata sang suami agar keharmonisan di antara mereka tetap terjaga. Hal yang demikian tentunya dialami oleh ibu yang seusai melakukan persalinan.

Memimpikan kembali bentuk perut yang ramping serta kencang seperti semula adalah keinginan setiap wanita setelah melakukan persalinan. Semua itu mungkin saja ia miliki kembali dengan usaha keras yang harus mereka lakukan.

Banyak solusi yang ditawarkan untuk mendapatkan bentuk perut yang demikian. Dari beragam sumber mengatakan bahkan latihan squat mampu membantu para wanita yang seusai persalinan memiliki bentuk perut yang demikian.

Latihan squat ialah salah satu olahraga yang sangat efektif. Latihan ini sangat mudah selain mudah dilakukan dan sangat bermanfaat untuk kesehatan. Squat banyak diminati oleh para kaum hawa dikarenakan simple dan bisa dilakukan di rumah dan mampu menurunkan berat badan.

Gerakan dari latihan squat ini bisa didapatkan contohnya di media internet. Di sana banyak sekali video yang bisa kita dapatkan dan nantinya mampu kita praktekkan sendiri secara teratur. Bagi ibu-ibu yang kreatif, ia segera melakukan browsing mengenai beragam informasi mengenai latihan squat tersebut.

Latihan ini tentunya tidak memakan banyak waktu. Justru dengan latihan ini kita tak perlu bersusah-susah melakukan dirt yang berat.

Berikut beberapa gerakan mudah yang bisa anda praktekan sendiri dirumah untuk mendapatkan perut kencang :
  1. Sit Up: Gerakan ini sangat mudah Anda hanya tinggal berbaring lalu tekuklah kedua lutut anda. lalu letakkan kedua tangan anda dibagian belakang kepala. Setelah itu mulailah menarik kepala anda ke arah depan dengan perlahan. Jangan langsung kembali ke posisi semula, tahan beberapa detik lalu kembalikan ke posisi awal. gerakan ini bisa anda ulangi sebanyak 4 sampai 7 kali.
  2. Memutar 1 kaki: Untuk melakukan gerakan ini anda harus berbaring, lalu letakkan tangan di samping badan, setelah itu telapak tangan harus menghadap ke tanah. Jika sudah, maka Tarik badan anda kearah pusar dan arah belakang tulang.
  3. Ketukan jemari: Posisikan tubuh anda berbaring di atas lantai atau Kasur. Lalu letakkan kedua kaki pada meaja. Tekuklah lutut sampai membentuk sudut siku 90 derajat. Lalu letakkan kedua tangan anda di lantai. Jika sudah, maka tariklah perut perlahan-lahan dan buang nafas dengan teratur.
  4. Push Up satu kaki: Posisikan tubuh anda seperti push up pada umumnya. Lalu rapatkan kaki dan taruh lengan di bawah bahu. Tarik perut anda perlahan-lahan dengan gerakan menaikkan bokong. Pada posisi ini usahakan sejajar dengan punggung. Lalu seimbangkan tubuh anda, setelah itu turunkan kembali pada posisi awal. Lakukan gerakan ini 5 sampai 6 set.
  5. Sit Up Rotasi: Posisikan tubuh anda seperti sit up pada umumnya. Lalu, Tarik tubuh anda secara perlahan, pada saat menarik ini arahkan tubuh ke samping kiri dan kanan. Lakukan secara bergantian kiri dulu lalu kanan, begitu seterusnya.
Gerakan dari latihan ini bisa didapatkan contohnya di media internet. Di sana banyak sekali video yang bisa kita dapatkan dan nantinya mampu kita praktekkan sendiri secara teratur. Bagi ibu-ibu yang kreatif, ia segera melakukan browsing mengenai beragam informasi mengenai latihan squat tersebut.

Latihan ini tentunya tidak memakan banyak waktu. Justru dengan latihan ini kita tak perlu bersusah-susah melakukan dirt yang berat.
Continue reading